20:42 pm - Saturday, 12 July 2014

Guru Malas Mengajar, Tunjangan Sertifikasi Terancam Dicabut

By Admin Go - Wed Jun 05, 9:37 am

Ilustrasi (doc.)

Ilustrasi (doc.)

Gunungkidulonline.com, Wonosari- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul tidak akan mentolelir guru yang sudah bersertifikasi, namun mengajar asal-asalan. Apalagi, guru tersebut tidak memenuhi standar kuota jam mengajar 24 jam dalam sepekan.

Pemberian tunjangan sertifikasi dimaksudkan kerja guru semakin meningkat dalam proses pendidikan. Sertifikasi juga mensyaratkan guru memiliki waktu mengajar selama 24 jam. Untuk memperoleh mutu pendidikan yang berkualitas, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul melakukan pengukuran kinerja guru secara utuh.

“Jika guru yang sudah bersertifikasi ternyata malas-malasan, maka kami akan mencabut tunjangan sertifikasinya. Sebab kehadiran guru menjadi indikator penilaian untuk sertifikasi.” kata kata Drs Sudodo MM Kepala Disdikpora Gunungkidul, Selasa (4/6/2013).

Sudodo berharap, warga dan pihak sekolah mau memberikan informasi terkait keberadaan guru bersertifikasi yang membolos dan malas mengajar. “Disdikpora kini sedang melakukan penilaian secara keseluruhan terkait kinerja guru di Gunungkidul. Laporkan, kita tindak tegas,” tandasnya.

Dyd/G0]

Isi Komentar Anda!
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi gunungkidulonline.com. Tidak boleh ada kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Follow Gunungkidul Online: Media Berita Online Gunungkidul on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Tulis Komentar

Komentar

Leave a Reply