03:15 am - Thursday, 24 April 2014

Gunungkidul Kekurangan 800 Guru Sejak 3 Tahun Terakhir

By Admin Go - Fri May 10, 7:33 am

gunungkidul kekurangan guruGunungkidul- Setiap tahunnya, Kabupaten Gunungkidul memerlukan Pegawai Negeri Sipil sebanyak 350, dari angka tersebut, 200 diantaranya adalah guru. Sementara sejak tahun lalu Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) belum diijinkan menambah pegawai melalui CPNS .

Kepala BKD, I Ketut Santoso mengatakan, kondisi kekurangan guru sudah dirasakan sejak tiga tahun lalu. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Untuk mengangkat tenaga honorer pun terbentur dengan PP nomor 48. “Jumlah kekurangannya sekitar 800 tenaga guru,” katanya kepada wartawan, Kamis (9/5/2013)

Ketut juga mengaku sudah mengajukan ke pemerintah pusat untuk penambahan tenaga guru, namun tahun 2013 ini, kata dia, yang diijinkan untuk menambah pegawai melalui Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya pemerintah provinsi. “Sementara kabupaten belum, tapi kita sudah mendesak,” tandasnya.

Untuk mengurangi kekurangan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk mengoptimalkan tenaga guru yang ada. Terpisah Kepala Bidang Pendidikan TK dan SD Disdikpora  Sri Andari mengakui, akibat kekurangan guru sangat mengganggu terhadap pendidikan di sekolah. Untuk mengatasi gangguan tersebut pihaknya mengalihkan beberapa guru TK yang berijazah PGSD mengajar di SD.

[Hj/dyd/Go]

Setiap tahun Gunungkidul memerlukan Pegawai Negeri Sipil sebanyak 350, dan sebanyak 200 diantaranya adalah guru. Sementara Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) belum diijinkan menambah pegawai.

Kepala BKD, I Ketut Santoso mengatakan, kondisi kekurangan guru sudah dirasakan sejak tiga tahun lalu. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Untuk mengangkat tenaga honorer pun terbentur dengan PP nomor 48. “Jumlah kekurangannya sekitar 800 tenaga guru,” katanya kepada wartawan, Kamis (9/5/2013)

Ketut juga mengaku sudah mengajukan ke pemerintah pusat untuk penambahan tenaga guru, namun tahun 2013 ini, kata dia, yang diijinkan untuk menambah pegawai melalui Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya pemerintah provinsi. “Sementara kabupaten belum, tapi kita sudah mendesak,” tandasnya.

Untuk mengurangi kekurangan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk mengoptimalkan tenaga guru yang ada. Terpisah Kepala Bidang Pendidikan TK dan SD Disdikpora  Sri Andari mengakui, akibat kekurangan guru sangat mengganggu terhadap pendidikan di sekolah. Untuk mengatasi gangguan tersebut pihaknya mengalihakan beberapa guru TK yang berijazah PGSD mengajar di SD.

Isi Komentar Anda!
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi gunungkidulonline.com. Tidak boleh ada kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Follow Gunungkidul Online: Media Berita Online Gunungkidul on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Tulis Komentar

Komentar

Leave a Reply