07:18 am - Tuesday, 22 July 2014

Biaya Kampanye Caleg Golkar Gunungkidul Rp300 juta/caleg

By Admin Go - Wed May 22, 7:47 am

Golkar gunungkidul (doc.)

Golkar gunungkidul (doc.)

Gunungkiduonline.com, Wonosari-  Terkait Pelimu Legislatif 2014 mendatang, Dewan Pimpinan Cabang Partai Golkar Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkirakan biaya kampanye setiap calon anggota legislatif pada Pemilu 2014 sebesar Rp150 juta hingga Rp300 juta.

Ketua DPC Partai Golkar Gunung Kidul Marsiono, Selasa (21/05), mengatakan, berdasarkan pengalaman Pemilu 2009 setiap calon anggota legislatif tingkat kabupaten membutuhkan dukungan anggaran kampanye sebesar Rp150 juta.

“Biaya kampanye minimal Rp150 juta, semakin banyak biaya kampanye yang dikeluarkan, semakin banyak suara dukungan. Apalagi memiliki basis masa yang kuat, perolehan suara akan semakin banyak,” katanya.

Ia mengatakan biaya yang dikeluarkan partai kurang dari Rp500 juta. Dengan kondisi politik seperti saat ini, Partai Golkar juga realistis bahwa biaya kampanye sangat tinggi.

Meski demikian, kata dia, Partai Golkar menghindari politik transaksional. Sebab, jika tidak, biaya politik setiap caleg akan lebih tinggi.

“Kami telah meminta kepada caleg Golkar supaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan banyak melakukan aktivitas sosial,” katanya. 

Menurut dia, setiap kegiatan dan setiap pertemuan minimal menghabiskan Rp300 ribu, belum termasuk proposal pembangunan masjid, dan kegiatan `rasulan` yang dilakukan masyarakat. 

Ia mengatakan kegiatan sosialisasi memang membutuhkan biaya, tetapi pihaknya menilai kegiatan seperti ini akan memperkecil biaya kampanye.

Pada Pemilu 2014, kata dia, Partai Golkar harus bekerja keras. Partai politik seperti PAN, PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, dan PKS sudah melakukan sosialisasi hingga tingkat bawah. Lima partai politik (parpol) ini merupakan pesaing berat Golkar dalam Pemilu 2014.

Saat ini, kata Marsiono, caleg dari PAN mulai dari pusat hingga kabupaten sudah melakukan sosialisasi di masyarakat, dengan menggerakkan kader. 

Begitu pula dengan PDI Perjuangan, menurut dia, semua kader sudah menggerakkan mesin politiknya. 

Sementara, meski Demokrat di tingkat atas tidak solid, tapi kader di tingkat bawah sudah merapatkan barisan.

Partai Gerindra yang sedang populer atau naik daun, kata dia juga sudah melakukan pendekatan kepada masyarakat. Begitu juga dengan kekuatan PKS di Gunung Kidul yang tetap solid.

“Ini menjadi tantangan bagi Partai Golkar untuk merapatkan barisan, dan menjadikan kader lebih giat turun di masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan pada Pemilu 2014 Partai Golkar harus menjadi partai yang kuat, dan arus hati-hati serta harus banyak melakukan kegiatan sosial.

“Kami tetap menjunjung politik santun, dan cerdas. Kami menyadari, parpol memiliki kewajiban dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” katanya.

[antara/Go]

Isi Komentar Anda!
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi gunungkidulonline.com. Tidak boleh ada kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Follow Gunungkidul Online: Media Berita Online Gunungkidul on Twitter, become a fan on Facebook. Stay updated via RSS

Tulis Komentar

Komentar

Leave a Reply